Kota Batu adalah salah satu destinasi wisata di Jawa Timur yang terletak di sebelah barat Kota Malang. Selain Jatim Park, Batu Night Spectacular (BNS), dan Museum Angkut, kini Batu memiliki tempat wisata baru yakni Pasar Parkiran. Lokasinya tidak jauh dari Museum Angkut. Tepatnya berada di Jalan Sultan Agung, Kota Batu.

Pasar Parkiran merupakan tempat wisata berkonsep pasar malam dengan sentuhan modern. Adanya pasar ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari masyarakat Batu sendiri maupun para wisatawan. Di tempat wisata yang mulai dibuka pada tanggal 14 mei ini, kita bisa menemukan berbagai macam kuliner, hiburan musik keroncong dan dangdut, wahana bermain, sampai pedagang baju dan segala macam aksesoris.

Ketika baru masuk, kita langsung dihadapkan berbagai lampu warna warni berbentuk bunga yang semakin membuat Pasar Parkiran ini semarak. Disini menjadi ajang foto-foto bagi para pengunjung.

download (2)

 

Di area depan sebelah kiri Pasar Parkiran, kita bisa santai sembari ngopi di Trotoar Street Caffe. Di sebelah cafe terdapat poliklinik yang khusus disediakan bagi pengunjung yang memerlukan bantuan medis. Uniknya di lantai dua cafe terdapat Taman Baca AMIN. Disini banyak buku yang bisa kita baca, mulai dari buku anak-anak, buku resep, sampai buku pengetahuan umum. Di taman baca ini juga disediakan fasilitaswifi serta tempat yang bersih dan nyaman, sehingga kita bisa membaca buku dengan tenang.

“Saya baru sekali kesini, dan sangat terkesan sekali,”ujar salah satu pengunjung yang bernama Firdha. Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang ini sangat antusias dengan adanya tempat wisata baru di kota apel ini.

Diseberang caffe terdapat tempat kuliner yang unik, yakni warung sate bakar sendiri. Disini kita bisa menjadi layaknya penjual sate. Tempat bakaran sate sudah disiapkan sepanjang 3 meter untuk para pengunjung yang akan membakar sate pesanannya. Sate yang disediakan pun cukup beragam, ada sate udang, sate usus, dll. Harga satu porsi sate adalah 15 ribu rupiah.

pasar-parkiran-batu-3

Disebelah warung sate bakar sendiri ada wahana Rumah Kaca. Untuk masuk ke dalam wahana, kita harus membeli tiket seharga 10 ribu untuk weekday, dan 12 ribu untuk weekend.

Selain Rumah Kaca, ada wahana 3D Art Trick. Disini kita bisa melihat berbagai macam properti dan lukisan 3 dimensi. Banyak pengunjung mengabadikan lukisan 3 dimensi ini sembari bergaya di depan lukisan yang nampak terlihat nyata. Untuk masuk ke wahana ini, kita harus membeli tiket seharga 10 ribu rupiah.

images (11)

 

Di area tengah Pasar Parkiran banyak kita jumpai penjual baju, sandal, dan aksesoris. Disini para pedagang disediakan tempat untuk menggelar dagangannya. Ifa Nur salah satu penjual sandal yang masih 3 hari berjualan disini mengaku menyewa lahan ukuran 2×2 meter seharga 16 ribu rupiah”Disini sistem bayar sewa lokasi,setiap minggu sekali,” katanya.

Di Pasar Parkiran juga ada penjual sayuran yang menamakan dirinya Mlijo Bengi. Dimana kita bisa membeli sayuran organik yang merupakan hasil bumi Kota Batu. Sembari memilih sayuran, kita bisa menikmati lagu-lagu masa kini yang di aransemen keroncong. Dengan beranggotakan 5 orang, musisi keroncong ini menghibur para pengunjung Pasar Parkiran.

Lalu berpindah ke area kuliner, kita bisa menikmati makanan yang kini sedang digemari anak muda, yakni korean ice cream. Es ini memiliki cone yang unik. Bermacam-macam bentuk cone disajikan untuk penikmat es krim korea ini.

Kemudian ada mie ramen, mie yang berasal dari China ini bisa kita dapatkan di mobil yang disulap menjadi sebuah kedai. Anda bisa membeli mie ramen dengan harga 20 ribu rupiah. Selain mie ramen, di kedai ini juga menjual sosis bakar. Untuk menikmatinya, tidak perlu bingung karena kedai ini menyediakan tempat yang cukup nyaman untuk bersantap.

Jika anda berwisata malam hari ke Kota Batu,dan ingin mencari berbagai menu makanan,silahkan datang ke Pasar Parkiran. Pasar ini dibuka mulai pukul 17.00 sampai 24.00 WIB.Kalau sudah bosan menikmati liburan di kuliner Pasar Parkiran,dan ingin menghabiskan malam di Kota Batu, anda juga bisa langsung mampir ke tempat lesehan di sepanjang Jalan Sultan Agung, menikmati kopi, teh, susu dan jagung bakar, sambil menikmati kerlap kerlip cahaya lampu yang menerangi kawasan Pemandian Selecta, Punten, dan Songgoriti .