Warung Bu Siami yang cukup kecil dan sederhana ini hanya menyediakan menu ketan sebagai camilan dan beberapa jenis minuman hangat maupun dingin. Ketan ini merupakan salah satu makanan khas Kota Batu, orang-orang biasa menyebutnya dengan ketan bubuk. Setelah mengambil tempat duduk, kami pun langsung memesan ketan bubuk dan segelas teh hangat. Tak lama kemudian ketan bubuk sudah tersaji di atas meja beserta teh hangatnya.

Ketan bubuk adalah beras ketan putih yang dikukus dan disajikan bersama kelapa parut yang tidak terlalu tua dan campuran bubuk kedelai. Penampilan ketan bubuk ini memang sangat sederhana, tapi makanan ini sudah menjadi salah satu makanan khas Kota Batu dan sudah ada sejak tahun 1967an. Hingga kini, para penggemar makanan yang satu ini masih cukup banyak, baik yang berasal dari kota Batu maupun yang berasal dari luar kota.

Menikmati hangatnya ketan yang berpadu dengan kelapa parut dan campuran bubuk kedelai memang memberi kenikmatan tersendiri. Apalagi sambil ngobrol dan menikmati keindahan malam di Alun-Alun Kota Batu. Malam semakin larut dan udara kota Batu semakin bertambah dingin, tapi suasananya masih tetap ramai dengan ketenangannya. Mengingat masih banyak yang kami kerjakan esok hari, kami pun memutuskan untuk kembali ke penginapan. Tapi kalau masih ingin menikmati ketan bubuk ini sambil bersantai sampai pagi, Anda tidak perlu takut diusir oleh penjualnya, karena warung ini buka 24 jam non-stop. Warung ketan ini dikelola oleh anggota keluarga Bu Siami, selain di tempat ini ada juga yang berlokasi agak ke barat yang dikelola oleh saudaranya.

  • Menu Andalan: Ketan Bubuk (Rp. 2.500/ porsi)
  • Jam Buka: Setiap hari 24 jam
  • Alamat Lokasi: Jl. Sudiro, Perempatan Alun-Alun Kota Batu, Batu-Malang