pariwisata-banyuwangi

Nia Niscaya Asisten deputi pengembangan pemasaran Eropa Timur Tengah, Amerika, Afrika Kemenpar  mengatakan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong pengembangan pariwisata Banyuwangi. Salah satunya dengan mempromosikan Banyuwangi secara gencar di pasar Eropa.

Banyuwangi masuk 10 daerah di Indonesia yang dibranding Kemenpar untuk dipromosikan. Branding yang ditetapkan oleh Kemenpar adalah Majestic Banyuwangi.

Salah satu sasaran kawasan promosi untuk Banyuwangi adalah Eropa. Mengingat, lanjut dia, orang eropa memiliki kecenderungan tertarik pada kawasan yang memiliki keindahan alam dan budaya yang tinggi.

Dengan branding ini, kata Nia, akan memperkuat positioning Banyuwangi. Selain juga memudahkan bagi Kemenpar untuk menetapkan sasaran kawasan promosi. 

Kemenpar, lanjut Nia, rencananya akan banyak mempromosikan destinasi wisata dan tradisi Banyuwangi di kawasan Eropa. Promosinya dilakukan dalam berbagai sarana, mulai dari mengajak pelaku industri wisata untuk promosi ke luar negeri, maupun iklan dalam berbagai platform.

Di bandara Schiphol Belanda telah kita pasang iklan tentang banyuwangi, di London ada 400 taksi yang kita branding Barong Banyuwangi. Di New York yang penduduknya millennial dan suka adventure, kita pasang iklan Plengkung. Dan terus akan promosikan. 

Kriteria lain, kata Nia, Banyuwangi dinilai telah memenuhi konsep pengembangan pariwisata yang disyaratkan Kemenpar. Yakni amenitas, aksesibilitas, dan  atraksi.

Karena syarat 3A itu telah dipenuhi Banyuwangi, ditunjang pula komitmen kepala daerahnya yang sangat mendukung. Itu sebabnya banyuwangi masuk 10 branding nasional dari Kemenpar. Semua sudah siap, tinggal dipromosikan saja.

Kedepan, daerah di ujung timur Pulau Jawa ini diharapkan mampu benar mengambil peluang ini. Terlebih dapat segera menyesuaikan dengan branding yang ditetapkan Kemenpar.  

Semoga pariwisata yang kita kembangkan ini bisa menggambarkan Majestic yang telah dipilih Kemenpar. Tentu berat menjaga imej ini, apalagi pilihan kata Majestic ini diambil dari hasil survey terhadap respoden nasional dan internasional. Saatnya Banyuwangi berubah dari kota Mistik ke Majestik. 

Branding destinasi Banyuwangi mengambil kata Majestic yang artinya kemegahan. Majestic ini sangat tepat menggambarkan keindahan kekayaan alam serta budaya Banyuwangi.